26 Desember 2014 - 14:37
9 Dey, Rakyat Iran Gagalkan Konspirasi Musuh

Khatib Jumat Tehran mengatakan, rakyat Iran pada tanggal 9 Dey 1388 (2009) berhasil menggagalkan seluruh konspirasi musuh dalam dan luar negeri anti-Republik Islam.

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Mohammad Emami Kashani, Khatib Jumat Tehran mengungkap bantuan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel atas fitnah tahun 2009 untuk memukul Republik Islam. Ia menjelaskan, "Rakyat Iran pada 9 Dey 1388 HS di seluruh penjuru negara bangkit melawan dan membungkam konspirasi musuh."

Terkait persatuan dan solidaritas rakyat Iran dalam menghadapi konspirasi musuh, Ayatullah Kashani menambahkan, "Musuh tidak berhasil memukul Revolusi Islam dan pemerintahan Iran, pasalnya rakyat Iran selalu waspada dan menggagalkan setiap konspirasi."

Khatib Jumat Tehran juga berbicara tentang surat Menteri Luar Negeri Iran kepada sejawat-sejawatnya yang menerangkan hak nuklir rakyat Iran. "Iran tidak akan pernah mundur dari hak nuklirnya, karena Tehran telah mentaati peraturan internasional," katanya.

Ia menegaskan, "Fatwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran terkait haramnya senjata nuklir, semakin membuktikan damainya aktivitas nuklir Iran lebih dari sebelumnya."

Terbuktinya aktivitas nuklir damai Iran untuk masyarakat internasional, kata Ayatullah Kashani, telah menjadi peringatan bagi Kelompok 5+1 bahwa merekalah yang bertanggung jawab atas kegagalan perundingan nuklir.

Sehubungan dengan manuver militer gabungan Angkatan Bersenjata Iran yang diberi sandi Muhammad Rasulullah Saw, Ayatullah Kashani menuturkan, "Pesan manuver militer ini adalah keamanan regional, pasalnya pihak asing tidak punya tempat di kawasan."

Khatib Jumat Tehran berkenaan dengan pawai jutaan orang di hari Arbain Imam Husein as di Karbala, Irak mengatakan, "Kubu imperialis dan pendukungnya juga kelompok teroris ISIS harus tahu, jika mereka menyerang tempat-tempat suci, maka akan mendapat balasan cepat dari Dunia Islam."

Ayatullah Kashani juga mengucapkan selamat atas hari kelahiran Nabi Isa Al Masih as kepada seluruh umat Kristen dunia. (IRIB)